Buku

Mengenal Orang-Orang Penting dari Sepeda ‘Si Mas’

Apa sih mimpi kalian, Gaes? Bisa berjabattangan dengan orang yang kalian anggap penting? Atau bisa bertemu dan meminta tanda tangan dari orang yang kalian kagumi sosoknya?

Hmm … kalau saya sih, rasanya nggak punya orang yang saya kagumi. Artinya, kok saya biasa aja ya, setiap bertemu dengan pejabat. Bagi saya mereka orang biasa yang mendapatkan jabatan. Selebihnya, nggak ada artinya apa-apa. Hehehe … saya kelainan kali ya!

Namun, ketika melihat sahabat dumay saya bisa bertemu dengan orang-orang hebat hanya dengan diantar ‘Si Mas’, saya mengatakan, “Wow, keren bingit!” soalnya saya belum tentu bisa.

Baiklah, satu persatu akan saya kenalkan terlebih dahulu.

Sebenarnya saya membeli buku ini atau lebih tepatnya buku ini sudah sampai di tangan saya sekitar awal Februari 2020. Kemudian berhubung saya dan keluarga tumbang bergantian, buku ini belum saya pegang sama sekali. Saya luar biasa sok sibuk dengan tugas dari sekolah, gugus, dan kecamatan sebagai panitia dan pembimbing siswa yang akan lomba. Barulah awal Maret saya berhasil menamatkan buku ini.

Sebelum saya mereview buku mbak Denik, saya akan menceritakan bagaimana saya ketemu dengan beliau. Saya mengenal mbak Denik sekitar tahun 2016. Orang yang pertama kali menyapa saya saat kami tergabung dalam komunitas One Day One Post bulan Februari 2016. Beliau langsung menyapa saya di BBM, dan kami berlanjut chat di luar perbincangan grup. Apalagi terkadang kami bertemu meskipun itu dengan waktu yang agak-agak susah nyocokin. Soalnya mbak Denik ini orang yang super duper sibuk melebihi saya. Terkadang kami bertemu dalam acara di Blogger Muslimah.(jadi kangen nih acara di Blogger Muslimah). Dan hingga sekarang, alhamdulillah, kami masih selalu saling sapa dan curcol di dunia maya.

Buku ini adalah buku solo yang kedua dari mbak Denik. Keunikan kedua buku solo mbak Denik adalah keduanya sama-sama memiliki tema sepeda, meski dengan sudut pandang yang berbeda.

Oke, kuy kita review buku mbak Denik ini!

Judul Buku: Bersepeda ke Hatinya

Penulis: Denik

Penerbit: Ellunar Publisher

ISBN: 978-623-204-357-2

Hal: 76 hal., 14,8 x 21 cm

Cetakan Pertama: Februari 2020

Tema Buku

Seperti yang saya katakan tadi, buku mbak Denik berbicara seputar sepeda dengan sudut cerita yang berbeda. Pada buku yang ini, mbak Denik lebih menceritakan pada pengalamannya bertemu dengan orang-orang penting dan mengabadikannya dalam sepeda kesayangan mbak Denik dalam bentuk tanda tangan tokoh yang diidolakan oleh mbak Denik.

Menurut saya, buku ini seperti menceritakan sebuah kisah. Atau sebuah pengalaman pribadi lebih tepatnya.

Isi Buku

Sinopsis Buku

Denik memiliki beberapa sosok idola. Mulai dari seniman, penulis, penyanyi, juga kepala daerah. Orang-orang yang cukup sulit ditemui. Apalagi keinginan untuk berjumpa dengan mereka tidak sendirian. Melainkan harus bersama “pasangan jiwa”nya yaitu sepeda. Tentu bukan hal mudah untuk membawa-bawa sepeda menjumpai idola. Namun, selagi masih ada di dunia ini, apa sih yang tidak mungkin? Kuncinya sabar dan kencengkan doa.

Buku ini terdiri dari 9 bab utama, sayakatakan utama karena bagian inilah yang menuliskan perjumpaan mbak Denik dengan tokoh idolanya. Siapa saja tokoh idola yang dijumpai mbak Denik?

  1. Om Toto, orang nomor satu di Komunitas B2W
  2. Arief Rahardiono, walikota Tangerang
  3. Gol A Gong, penulis novel “Balada Si Roy”
  4. Asma Nadia, penulis
  5. Wedha Abdul Rasyid, ilustrator Indonesia
  6. Kiki, gitaris D’Masiv
  7. Maria A Sardjono, novelis
  8. Prita Laura, pembawa berita salah satu TV nasional
  9. Sha Ine Febriyanti, artis

Nah, deretan di atas adalah tokoh idola yang berhasil dijumpai oelh mbak Denik dan berhasil membubuhkan tanda tangan di sepeda kesayangannya, yaitu Si Mas. Keren ya? Wow, keren bingit menurut saya! Saya belum tentu bisa mewujudkannya seperti mbak Denik.

Satu yang saya pelajari dari buku ini, bermimpilah setinggi langit dan yakinlah suatu saat pasti akan terwujud. Tentu saja diiringi dengan doa keapda sang pencipta. Terbukti dari kisah yang mbak Denik tuliskan di buku ini. Semua keinginan untuk bisa bertemu dengan idolanya berawal dari sebuah mimpi yang ternyata bisa terwujud.

So, ayo bermimpi yang tinggi lalu berdoa hingga menembus langit untuk mewujudkan mimpi tersebut!

Visits: 4216
Lestari Lisa

Guru SD yang tinggal di Kabupaten Bogor, menyukai tantangan, mencintai keseruan dunia anak-anak, lalu mengekspresikannya dalam tulisan untuk sekadar berbagi pengalaman dan kebaikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *